Active
Decision Making
Requires API Key
Featured

Decision Framework v3

Tool AI untuk analisis keputusan mendalam. Masukkan keputusan yang ingin dibuat, AI akan analisis dampak langsung, dampak tidak langsung, dan konsekuensi tak terduga yang mungkin muncul.

Version 1.0.0
Launched Oktober 2025

Tool Interface

Input data di bawah untuk mulai analysis

1
Langsung
2
Riak
3
Jangka Panjang

Cara Pakai

Masukkan keputusan yang mau dibuat. AI akan menganalisis dampak langsung, dampak tidak langsung, dan dampak jangka panjang. Makin detail konteksnya, makin akurat hasilnya.

Powered by DeepSeek AI
Apa yang Tool Ini Lakukan

Tool ini pakai AI (DeepSeek) untuk bantu Anda berpikir lebih dalam soal keputusan.

Input: Keputusan yang mau diambil, plus konteks (kapan harus diputuskan, batasan, siapa yang terdampak)

Output: Analisis dampak berlapis, risiko, dan rekomendasi

Tool ini memecah keputusan jadi:

  1. Dampak Langsung - Apa yang langsung terjadi
  2. Dampak Tidak Langsung - Konsekuensi dari konsekuensi
  3. Dampak Jangka Panjang - Efek berantai ke depannya
  4. Konsekuensi Tak Terduga - Efek samping yang tidak terpikirkan
  5. Dampak pada Pihak Terkait - Siapa yang kena dampak dan bagaimana
  6. Analisis Berdasarkan Waktu - Bagaimana efek berubah seiring waktu

AI akan pertimbangkan berbagai perspektif dan tantang asumsi Anda.

Kegunaan
1. Keputusan Karir

Analisis perubahan karir dengan dampak berlapis - potong gaji, dapat equity, kehilangan koneksi, jalur karir, dampak keluarga.

2. Strategi Bisnis

Evaluasi langkah strategis - biaya, moral tim, posisi pasar, budaya perusahaan, burnout tim.

3. Keputusan Investasi

Pahami efek berantai - cash flow, likuiditas, return berkompoun, risiko timing.

Cara Menggunakan
Langkah 1: Masukkan Keputusan

Jelaskan keputusan yang mau dibuat dengan jelas dan spesifik.

Tips:

  • Spesifik: "Launch produk di Q1" dibanding "Launch produk segera"
  • Sertakan konteks: Kenapa keputusan ini penting
  • Sebutkan alternatif: Apa pilihan lainnya?
Langkah 2: Tambah Konteks

Berikan konteks relevan untuk analisis yang lebih akurat.

Sertakan:

  • Waktu: Kapan harus diputuskan? Ada deadline?
  • Batasan: Budget, waktu, resource, dependencies
  • Pihak Terkait: Siapa yang terdampak? Keluarga, tim, investor?
  • Situasi Sekarang: Dari mana starting point Anda?
  • Tujuan: Apa yang mau dicapai jangka panjang?
Langkah 3: Generate Analisis

Klik "Analisis dengan Second-Order Thinking" dan tunggu 30-60 detik.

Tool akan:

  1. Identifikasi semua efek potensial (dampak langsung, tidak langsung, jangka panjang)
  2. Petakan dampak ke pihak terkait
  3. Highlight konsekuensi tak terduga
  4. Berikan analisis berbasis waktu (langsung, 6 bulan, 1 tahun, 3 tahun+)
  5. Sarankan pertanyaan untuk digali lebih dalam
Langkah 4: Review dan Iterasi

Baca hasil dengan cermat. Jangan langsung putuskan.

Lakukan:

  • Tantang asumsi AI - apakah konteksnya sudah tepat?
  • Tanya follow-up untuk gali area spesifik lebih dalam
  • Diskusi dengan pihak yang terdampak
  • Jalankan beberapa skenario (best case, worst case, most likely)

Jangan:

  • Ikuti rekomendasi AI secara membabi buta
  • Skip diskusi dengan orang yang terdampak
  • Lupa: AI tidak punya konteks lengkap tentang hidup Anda
Keterbatasan
  • Perlu API key DeepSeek - Gratis: 10 analisis/bulan, Berbayar: unlimited
  • AI bukan bola kristal - Analisis berdasarkan pola, tetap perlu judgment Anda
  • Kualitas tergantung input - Input jelek, hasil jelek. Jadilah spesifik!
  • Waktu analisis 30-60 detik - Tidak instan, perlu waktu untuk reasoning
  • Prompt Inggris lebih akurat - Indonesia didukung, Inggris lebih akurat
Privasi & Data
  1. Alur data: Keputusan Anda dikirim ke DeepSeek API untuk analisis
  2. Server kami: Tidak menyimpan keputusan Anda. Zero retention.
  3. DeepSeek: Simpan data 30 hari untuk safety monitoring (policy mereka)
  4. API key Anda: Disimpan di browser Anda (localStorage), tidak dikirim ke server kami

Rekomendasi: Jangan input info super sensitif (kesehatan personal, detail finansial). Pakai istilah umum kalau perlu.

Mental Model Terkait

Tool ini aplikasi langsung dari mental model Second-Order Thinking.

**Pelajari framework-nya dulu:** Second-Order Thinking

Prinsip inti: Jangan berhenti di "Apa yang terjadi?" tapi lanjut ke "Dan kemudian apa?"

Charlie Munger: "It is not enough to think about difficult problems one way. You must think about them forwards and backwards."

Tech Stack

ReactTypeScriptDeepSeek API

Share Tool

amhar
Loading...